Edit byBintang88stars

Jumat, 03 Agustus 2012

Manggis dan Sawo Dikombinasikan Jadilah Obat Diabetes

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro, Semarang, berhasil mengembangkan ekstrak kulit manggis dan sawo untuk menurunkan kadar gula darah pada tubuh penderita diabetes melitus. Ketiga mahasiswa dari program studi D3 Teknik Kimia itu adalah Isabel Triesty, Aprisal Setyo dan Novia Nurul.
Melalui penelitian tentang khasiat ekstrak kulit manggis dan sawo itu, mereka meraih juara harapan III dalam Lomba Karya Tulis Inovatif Mahasiswa (LKTIM). Acara lomba diadakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Tengah.
Isabel Triesty mengatakan kombinasi ekstrak kulit manggis dan sawo dapat menurunkan kadar gula darah tubuh karena mengandung antioksidan tinggi. Antioksidan dapat digunakan untuk memperbaiki insulin dalam tubuh yang rusak.
Isabel berharap karya mereka itu dapat menjadi obat herbal yang dapat dijangkau masyarakat luas, terutama dari kalangan tidak mampu. Sebab, menurut dia, penyakit diabetes melitus juga menyerang masyarakat kurang mampu.
Dengan adanya ekstrak kulit manggis dan sawo, obat herbal untuk penderita diabetes melitus dapat dibuat dengan biaya yang murah tetapi memiliki khasiat yang tidak kalah dengan obat dari apotek.
Masyarakat biasanya mengonsumsi buah manggis hanya daging buahnya saja. Sementara, kulitnya dibuang. ''Padahal, ternyata kulit manggis yang biasa dibuang itu memiliki khasiat tinggi,'' kata Isabel

Ditulis Oleh : Fanibintangstars ~ TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SOBAT B88S PADA ARTIKEL INI

Artikel Manggis dan Sawo Dikombinasikan Jadilah Obat Diabetes ini diposting oleh Fanibintangstars pada hari Jumat, 03 Agustus 2012. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

Comments
0 Comments

0 komentar:

Mohon Berkomentar dengan menggunakan Name/URL jangan menggunakan Anonymous karena blog ini defollow mohon kiranya berkomentar yang baik jangan sampai komentar anda terkena spam